PASANGAN HIDUP YANG DIBERIKAN OLEH TUHAN

suami istri---5Sudah bertahun-tahun Denis mencari-cari seseorang perempuan

sebagai calon pendamping hidup sesuai dengan yang menjadi keinginannya.

Namun sudah sekian lama belum juga didapatkannya,

Kemudian suatu ketika ditengah malam dengan bertafakur 

bertanyalah Denis kepada Allah, Tuhannya.

      

 

“Ya Allah ya Tuhanku, perkenankanlah hamba-Mu bertanya ya Allah,

Mengapa hingga saat ini hamba-Mu belum juga menemukan jadohnya.”

 

Dan Tuhan pun memberikan jawabannya,

“Ingatlah wahai Denis hamba-Ku,

karena engkau pun tidak permah memintanya untuk itu.”

      

      

“Ya Allah ya Tuhanku, ampunilah kekhilapan hamba-Mu ini.

Hamba-Mu mohon ya Allah,

dengan cara bagaimana hamba-Mu bisa mencari dan menemukannya?”

 

“Wahai hamba-Ku banyak sarana yang bisa dipergunakan untuk mendapatkan itu,

bisa dengan jalan aktif berorganisasi sehingga bertemu dengan banyak orang

atau dengan memanfaatkan teknologi yang ada,

misalnya saja dengan menggunakan face book, twitter atau lainnya,”

demikian jawaban Tuhan melalui bisikan dalam hatinya,

      

“Ya Allah ya Tuhanku,

sekiranya Engkau berkenan memberikan pasangan hidup untuk hamba-Mu ini, hamba-Mu mohon ya Allah,

bahwa pasangan hidup yang akan Kau berikan itu hendaknya

bisa memenuhi berbagai persyaratan-persyaratan yang hamba-Mu inginkan.

 

Antara lain ya Allah,

bahwa dia penuh cinta kasih dan lembut,  murah hati, mudah mengampuni,

jujur dan setia, baik hati dan penuh perhatian,

pintar, tekun beribadah, pandai dalam membaca dan mengerti arti Kitab Suci

serta memiliki wajah yang cantik, ya Allah,”

demikian Denis menyampaikan permohonannya.

      

Lalu Tuhan memberikan menjawabnya,

“Wahai Denis hamba-Ku yang baik,

Aku tidak dapat memberikan pasangan hidup

seseorang seperti apa yang kau inginkan.”

 

 Denis pun kembali bertanya kepada Tuhan, Allahnya,

“Mengapa ya Allah,

hamba-Mu ini tidak dapat memperoleh seperti yang hamba-Mu inginkan?”

      

“Aku adalah Allah,

Tuhan yang Adil lagi Bijaksana dan Aku adalah Kebenaran.

Segala sesuatu yang Aku lakukan adalah benar adanya,”

demikian penjelasan Tuhan.

 

“Hambamu tidak mengerti, ya Allah,”

Denis pun bertanya lagi.

      

Kemudian Tuhan memberikan jawabannya pula,

“Begini, Aku akan menjelaskannya kepadamu.

Adalah merupakan suatu Ketidak Adilan dan Ketidak Benaran bagiKu, 

jika Aku memenuhi keinginanmu.

 

Karena persyaratan yang telah kau tentukan

tentang calon pasangan hidupmu terlampau berlebihan

seperti persyaratan seseorang yang hendak melamar pekerjaan saja layaknya.

 

Dengan persyaratan seperti itu adalah merupakan sebuah ukuran

untuk seorang manusia yang bisa disebut dengan sempurna,

sedangkan di dunia ini tidak ada yang sempurna,

karena hanya Aku lah yang sempurna.

      

Maka tidak akan Adil dan tidak Bijaksanalah bagiKu

jika Aku memberikanmu seseorang yang penuh cinta kasih dan berhati lembut 

sedangkan engkau adalah orang yang kasar walaupun dilakukan dengan ucapan,

 

atau memberikan seorang yang sabar dan murah hati

tetapi engkau kejam, gampang tersinggung dan mudah sekali marah,

dan seringkali tingkah lakumu menyakitkan hati dan perasaan,

 

seseorang yang mudah mengampuni,

tetapi engkau sendiri masih suka menyimpan perasaan dendam,

 

seorang yang jujur dan setia,

dan engkau sendiri tidak jujur dan ketika sedang emosi sengaja berselingkuh,

 

seseorang yang baik hati dan penuh perhatian,

namun engkau sendiri………………

coba engkau renungkan sendiri jawabannya.

dan masih banyak lagi contoh yang lainnya.

 

Karena hanya melalui perasaan dan penafsiran pemikiranmu sendiri,

bahwa apa saja yang telah kau lakukan adalah sudah tepat dan benar,

itu semua karena pola pikir dan pandanganmu yang terlalu sempit.”

      

Kemudian hening sejenak, setelah itu kembali Tuhan berkata,

 

“Tetapi merupakan suatu hal yang Adil dan Bijaksana

apabila Aku memberikan pasangan hidup untukmu yaitu seseorang

yang Aku tahu dapat menumbuhkan kualitas yang engkau cari selama ini

jika dibandingkan apabila engkau membuang-buang waktumu

untuk mencari sendiri seseorang yang sudah memenuhi persyaratan seperti itu.

 

Pasangan hidup yang akan Ku-berikan kepadamu,

berasal dari bagian tubuhmu sendiri,

yaitu yang Ku ambil dan Ku ciptakan dari tulang rusukmu

dan engkau dapat berkaca serta melihat Dirimu Sendiri dalam Dirinya

serta kalian berdua akan menjadi satu dalam ikatan pernikahan

dan membentuk sebuah keluarga.

      

Pernikahan adalah seperti halnya orang yang bersekolah,

merupakan suatu pendidikan dalam jangka waktu yang  panjang.

 

Pernikahan adalah merupakan sebuah tempat

dimana engkau dan pasanganmu akan belajar untuk saling menyesuaikan diri

dan tidak hanya bertujuan menyenangkan hati satu dengan yang lain,

tetapi untuk membentuk kalian berdua menjadi manusia yang lebih baik

dan dapat membuat suatu kerjasama yang baik pula,

dimana engkau dan pasangan hidupmu saling mendukung dan membimbing,

serta saling mengisi dan melengkapi kekurangan masing-masing.

 

Aku tidak memberikan pasangaan hidup yang sempurna untukmu, 

karena engkau sendiripun tidak sempurna.

Tetapi Aku  akan memberikan pasangan bagimu

yaitu seseorang yang dapat hidup dan tumbuh bersamamu.”

      

Ditengah-tengah kekusyukan Denis yang sedang bertafakur,

tiba-tiba terdengar suara orang melantunkan adzan subuh.

 

Kemudian dengan perlahan bangkitlah Denis,

mengakhiri tafakurnya dengan wajah yang cerah

untuk segera menunaikan sembahyang subuhnya,

semoga saja dari hasil perenungan tersebut

akan membawa perubahan sikap dalam dirinya.

 

BANDUNG – INDONESIA, JANUARI – 2014

Mutiara Hati 

(Gubahan Ki Ageng Bayu Sepi)

One Response to PASANGAN HIDUP YANG DIBERIKAN OLEH TUHAN

  1. Its such as you read my thoughts! You appear to understand so much about this, like you wrote the guide in it or something. I think that you just can do with a few p.c. to drive the message home a little bit, but other than that, that is excellent blog. A great read. I’ll certainly be back.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *