KESEMPURNAAN

YANG TERBAIK, DAN BERBUAT BAIK SAAT INI, ESOK HARI DAN SETERUSNYA. DAN TIDAK USAH BERANGAN-ANGAN UNTUK MENJADI SEORANG YANG SEMPURNA. CUKUP MENSYUKURI ANUGERAH ALLAH YANG TELAH DIBERIKAN KEPADA KITA SERTA MEMPERGUNAKAN SEBAIK-BAIKNYA TANPA MELANGGAR ATURAN-ATURAN YANG TELAH DITETAPKAN.

JIKA SUATU SAAT TERNYATA BERBUAT SALAH MAKA SEGERALAH BERTAUBAT DAN BERJANJI TIDAK AKAN MENGULANGI KESALAHAN TERSEBUT.

ada sebuah reka cerita, dikisahkan bahwa ada sebuah Toko yang menjual istri dan baru dibuka, dimana Laki-laki dapat memilih seorang  Perempuan untuk dijadikan sebagai istri…..

Dan pada setiap pintu masuk terpampang petunjuk-petunjuk mengenai tata cara atau aturan main bagaimana untuk masuk ke dalam toko tersebut.

Salah satu aturan yang ada berbunyi sebagai berikut :

 “Kamu hanya dapat mengunjungi toko ini SATU KALI !”

 Adapun toko tersebut terdiri dari 6 lantai, dimana pada setiap lantai akan menunjukkan kriteria “Kelompok Calon istri “ yang berada di lantai itu.

Semakin tinggi letak lantainya, maka semakin tinggi pula nilai Perempuan yang terdapat disana ..…

“Kamu dapat memilih Perempuan di lantai pertama atau boleh memilih ke lantai berikutnya,

tapi dengan sebuah syarat TIDAK BISA TURUN LAGI ke lantai sebelumnya kecuali untuk Keluar dari Toko.”

 Kemudian ada seorang laki-laki yang pergi masuk ke “TOKO ISTRI” tersebut dengan maksud hendak mencari dan memilih seorang perempuan sebagai calon istri.

Pada pintu masuk di setiap lantai terdapat tulisan yang bunyinya antara lain sebagai berikut :

Lantai 1 :

“Perempuan di lantai ini :

Taat Beribadah Pada Allah dan Pandai Memasak.”

 Laki-laki itu tersenyum, namun kemudian dia melanjutkan langkah kakinya untuk naik ke lantai berikutnya.

Lantai 2 :

“Perempuan di lantai ini :

Taat Beribadah Pada Allah, Pandai Memasak dan Lemah Lembut.”

 Kembali laki-laki itu melangkah naik menuju ke lantai selanjutnya.

Lantai 3 :

“Perempuan di lantai ini :

Taat Beribadah Pada Allah, Pandai Memasak, Lemah Lembut dan Cantik.”

 “Wow,” kata laki-laki itu, tetapi karena hati dan pikirannya masih tetap merasa penasaran maka dia pun terus melangkah naik.

Lalu sampailah laki-laki itu di lantai 4 dan disitu terdapat tulisan :

“Perempuan di lantai ini :

Taat Beribadah Pada Allah, Pandai Memasak, Lemah Lembut,    Cantik Banget dan Sayang Anak.”

 “Ya ampun !” serunya, “Aku hampir tak percaya !”

Tetapi tetap saja dia melanjutkan langkahnya naik ke lantai 5 dan disitu terdapat tulisan ;

“Perempuan di lantai ini :

Taat Beribadah Pada Allah, Pandai Memasak, Lemah Lembut,  Cantik Banget, Sayang Anak dan Sexy.”

 Sejenak dia tergoda untuk berhenti di tingkat itu tetapi tidak lama kemudian, hati dan pikiran yang selalu merasa penasaran segera memerintahkan kakinya untuk melangkah kembali naik ke lantai 6, namun di lantai tersebut hanya terdapat sebuah tulisan yang berbunyi :

“Anda adalah pengunjung yang ke 123.456.789.

TIDAK ADA PEREMPUAN di Lantai ini.

Hanya semata-mata sebagai pembuktian untuk Laki-laki yang TIDAK PERNAH MERASA PUAS.

Terima kasih atas kunjungan Anda di “TOKO ISTRI.”

-o0o-

Saudaraku pembaca semuanya yang saya hormati terutama di kalangan sendiri, reka cerita diatas hanya sekedar merupakan sebuah gambaran dari contoh kejadian yang bisa dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui reka ceritera itu yang intinya adalah menunjukkan bahwa pada setiap manusia baik itu laki-laki atau perempuan terdapat sisi yang selalu mencari sesuatu yang menurut pemikirannya bisa mendapatkan kesempurnaan yang bisa memuaskan keinginannya.

Mengenai isi dari reka cerita tersebut bisa kita ambil hikmahnya sebagai pesan moral dan bahan perenungan dalam menjalani kehidupan kita masing-masing didalam bermasyarakat.

MENCARI KESEMPURNAAN

Jika diamati berbagai motif yang ada dalam jiwa manusia dan kecenderungan-kecenderungannya, maka akan ditemukan bahwa  kebanyakan motif utama tersebut adalah keinginan untuk meraih kesempurnaan dan menghindari berbagai kekurangan.

Sebuah kisah singkat tentang seorang guru yang terkenal bijaksana dengan muridnya yang suka sekali bertanya tentang berbagai hal. Hingga pada suatu kesempatan murid tersebut kemudian bertanya kepada gurunya :

Murid : “Guru bagaimanakah caranya agar kita bisa mendapatkan sesuatu yang paling sempurna dalam hidup ini ?  Seperti halnya untuk mendapatkan seorang kekasih yang sempurna. ?”

Guru : “Baiklah muridku. Sekarang kamu berjalanlah lurus kedepan di taman bunga itu, kemudian petiklah barang sekuntum bunga yang paling indah menurut pendapatmu dan bawa kemari tetapi ingat dengan catatan jangan sekali-kali pernah menengok kebelakang apalagi untuk kembali kebelakang.”

Lalu si murid pun berjalan lurus kedepan di taman yang asri dimana terdapat berbagai macam tanaman bunga yang sangat indah dan menawan. Setelah berjalan sampai di ujung taman,  murid tersebut kembali dengan tangan hampa…

Guru yang Bijaksana itupun bertanya : “Mengapa kamu tidak mendapatkan sekuntum bunga pun ?”

Murid : “Maaf Guru, sebenarnya tadi aku sudah menemukan bunga yang aku nilai indah itu. Tetapi saat itu aku tidak ingin memetiknya, karena aku pikir mungkin di depan pasti masih ada bunga yang jauh lebih indah. Namun pada kenyataannya ketika aku sudah sampai di ujung taman, aku baru menyadari bahwa bunga yang pertama kali kunilai indah tadi adalah merupakan bunga yang paling indah yang kulihat, tetapi aku tak bisa kembali kebelakang lagi !”

Guru Bijaksana tersebut dengan tersenyum berkata : “Ya itulah namanya hidup muridku, tidak ada yang sempurna. Semakin kita mencari kesempurnaan, semakin kita tidak akan pernah mendapatkannya. Karena kesempurnaan yang hakiki itu tidak pernah ada, dan yang ada hanyalah keikhlasan hati kita untuk bisa menerima kekurangan.

-o-

Oleh karena itu janganlah berusaha mencari kesempurnaan, tetapi sempurnakanlah apa yang telah ada pada kita. Dan mari mensyukuri apa yang kita dapatkan di hari ini adalah yang terbaik, dan berbuat lebih baik saat ini,  esok hari dan seterusnya.

MANUSIA TIDAK ADA YANG SEMPURNA

Memang dari sekian banyak ciptaan Allah yang ada, manusia-lah ciptaanNya yang paling sempurna, karena manusia diberikan oleh Allah segala komponen yang tidak dimiliki oleh ciptaan yang lainnya. Manusia mengemban amanah yang berat karena kesiapannya untuk menjadi seorang manusia.

Manusia diberikan oleh Allah SWT akal yang dengannya manusia mempunyai kemampuan untuk berfikir, manusia juga diberikan oleh Allah SWT nafsu, sebagai pembeda antara manusia dan malaikat. Jika manusia mampu menggunakan anugerah yang diberikan tersebut dengan sebaik-baiknya, maka dia akan menjadi seorang pribadi yang luar biasa.

Untuk mencapai kesempurnaan dalam kehidupan seorang manusia tentu bukan perkara yang mudah, sangat sulit bagi seorang manusia untuk mencapai kesempurnaan pada dirinya.

Mengapa demikian ? Karena karunia yang Allah berikan kepada manusia sangatlah besar dan tidak akan pernah ada habisnya. Dari sekian banyak ilmu pengetahuan yang ada dimuka bumi ini, sangatlah mustahil bagi seorang manusia untuk dapat menguasai semua.

Tidak pernah bisa dan tidak pernah mungkin. Walaupun dalam seumur hidupnya dihabiskan untuk mempelajari segala macam ilmu pengetahuan yang ada, niscaya ilmu itu tidak akan pernah ada habisnya.

Oleh karena itu tidak usah berangan-angan untuk menjadi seorang yang sempurna. Cukup syukuri anugerah yang telah Allah berikan kepada diri ini, dan difungsikan dengan sebaik-baiknya, tanpa melanggar aturan-aturan yang telah ditetapkan.

Dan itulah cara terbaik kita untuk mensyukuri anugerah yang Allah berikan kepada diri kita. Jika suatu saat berbuat salah maka segeralah bertaubat dan berjanji tidak akan mengulangi kesalahan tersebut.

-o-

TIDAK ADA YANG SEMPURNA ADALAH JUSTRU KESEMPURNAAN

Setiap orang yang hidup dimuka bumi ini pernah melakukan kesalahan. Tidak terkecuali saya, anda, mantan pacar anda, teman-teman anda, atau siapapun juga, pasti pernah membuat kesalahan selama masa hidupnya.

Bisa “berbuat salah” hal itu menunjukkan bahwa dia adalah memang manusia biasa. Dan tidak ada yang salah dengan hal itu. Tetapi justru sangat normal karena memang tidak ada manusia yang sempurna.

Tapi sebelum merasa benar dengan menjadikan teori “bahwa tidak ada manusia yang sempurna ”tersebut sebagai “alasan” untuk selalu berbuat salah, perlu diingat tentang beberapa hal, yaitu :

*. Bahwa kesalahan yang dilakukan bukanlah kesalahan besar yang mempunyai pengaruh pada hal-hal yang penting atau berarti.

*. Jangan bersembunyi di balik kata-kata bahwa “manusia tidak ada yang sempurna” lalu merasa bisa seenaknya melakukan kesalahan dan berharap orang lain dapat memakluminya.

Jika hal tersebut yang dilakukan maka bukannya rasa simpati yang diperoleh, tetapi malah rasa kesal dan tidak disukai yang akan didapatkan.

Sempurna bukan berarti tidak sedikitpun pernah membuat kesalahan, tetapi jika pada akhirnya terjadi kesalahan, orang bisa bangkit dan menjadikannya sebagai pelajaran yang berharga namun sudah berusaha semaksimal mungkin sebelumnya.

-o-

TERIMA APA ADANYA

Hidup di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai TETAPI untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna.

Diceritakan ada seorang laki-laki menikahi seorang gadis cantik. Dan dia sangat mencintainya. Namun pada suatu hari sang istri mendapat sebuah musibah yaitu terkena penyakit kulit. Dengan perlahan-lahan namun pasti penyakit tersebut semakin menggerogoti tubuhnya.

Suatu ketika suaminya bepergian untuk melakukan perjalanan atau touring. Secara kebetulan ketika kembali pulang ia mengalami sebuah kecelakaan dan kehilangan penglihatannya. Namun kehidupan pernikahan mereka terus berjalan seperti biasa. Tetapi seiring dengan berlalunya waktu, sang istri secara bertahap kehilangan kecantikannya.

Suami yang buta tidak menganggapnya dan tidak ada perbedaan dalam kehidupan pernikahan mereka. Dia tetap mencintainya, demikian juga sang istri juga sangat mencintainya.

Suatu hari sang istri meninggal dunia. Dan kematiannya membawa kesedihan yang amat mendalam bagi suami. Setelah menyelesaikan acara penguburan dia ingin pergi meninggalkan kota itu.

Tiba-tiba seorang laki-laki dari belakang menyapa dan mengatakan : “Sekarang bagaimana Anda akan menjalani semuanya ini sendirian ? Karena selama ini istri Anda yang selalu membantu Anda.”

Dan suami itu menjawab : “Saya sebenarnya tidak buta. Saya hanya berpura-pura buta, karena jika dia tahu bahwa aku bisa melihat keburukan karena kecantikan dirinya hilang, mungkin hal itu akan bisa menyakitkan dirinya lebih dari penyakit yang dideritanya. Jadi saya tetap berpura-pura buta. Karena dia adalah seorang istri yang baik. Dan aku hanya ingin membuatnya bahagia.

Sebagai kesimpulan :

Bahwa pesan moral atau hikmah dari gubahan reka cerita tersebut diatas bukan hanya diperuntukkan bagi kaum Laki-laki saja tetapi juga untuk kaum Perempuan.

Tetaplah selalu bersyukur dan merasa Puas akan Pasangan Hidup yang Sudah diberikan oleh Tuhan.

Jangan terus Mencari yang terbaik tetapi jadikanlah yang sudah ada menjadi terbaik bagi Anda.

Sesuatu hal yang bagus jika kita mau menutup mata dan mengabaikan kekurangan orang lain agar supaya mereka menjadi bahagia.

Karena tidak ada satu pun manusia yang dikatakan sempurna… termasuk …Anda..…saya……dan kita semua.

Tidak peduli berapa kali lidah tergigit oleh gigi, tetapi mereka masih tinggal bersama dalam satu mulut. Itulah yang disebut dengan semangat PENGAMPUNAN.

Meskipun kedua mata tidak saling melihat satu sama lain, namun mereka selalu melakukan hal secara bersama-sama, melihat selalu bersama-sama, berkedip pun selalu secara bersamaan dan bahkan menangis pun bersama-sama. Dan itulah namanya KESATUAN.

Yang perlu diperhatikan :

* Bila tidak bisa memberi, janganlah mengambil,

* Bila mengasihi itu terlalu sulit, maka janganlah membenci,

* Bila tidak mampu menghibur orang, jangan membuatnya bersedih,

* Bila tidak mungkin meringankan beban orang lain, maka janganlah

Mempersulit atau memberatkannya,

* Bila tidak sanggup memuji, maka janganlah menghujat,

* Bila tidak bisa menghargai, maka janganlah menghina.

-o0o-

Sebuah Anekdot :

HUMOR  MUKIDIN  NAIK  PESAWAT  TERBANG

(Akibat selalu Penasaran)

Mukidin naik pesawat SQ terbaru ke Luar Negeri…..

Kebetulan seluruh toilet untuk pria sedang penuh terisi dan banyak yang mengantri.  Mukidin merasa pusing kepalanya dan mukanya sudah nampak pucat karena harus menahan kebelet mau BAB yang amat sangat.

Untung pramugarinya baik dan katanya : “Nggak apa-apa deh pak. Bapak pakai saja toilet wanita, tapi jangan sekali-kali menekan tombol-tombol yang berada di dalam ya ? Kalau sudah selesai langsung di siram saja.”

Pada awalnya Mukidin mengiyakan tetapi setelah didalam toilet ketika melihat beberapa tombol yang menarik perhatiannya dan berkata dalam hatinya : “Emang ternyata toilet wanita berbeda, banyak tombol-tombolnya, seperti : WW, WA, PP dan ATR.”

Tetapi kemudian dia pun menjadi penasaran, untuk mengetahui apa saja kegunaan tombol-tombol tersebut ? Dan selesai BAB, Mukidin merasa semakin nggak tahan untuk mengetahui dan mencoba kegunaan tombol-tombol itu.

Maka awalnya dia mulai menekan tombol WW dan langsung sroott… keluar air hangat-hangat kuku atau suam-suam yang menyemprot pantatnya : “Oh, WW artinya Warm Water untuk cebok, mantap  !!”

Karena bertambah penasaran, maka kemudian ditekannya pula tombol WA. Dan Whooossss…. langsung keluar angin hangat yang membuat pantat yang basah menjadi kering.

“Mmmm… WA ini artinya Warm Air, pantas aja perempuan suka berlama-lama di toilet !!!  Enak juga…” katanya perlahan.

Selanjutnya… di tekan pula tombol PP, langsung keluar bantalan bedak (Powder Puff) membedaki pantatnya yang sudah kering…

Mukidin semakin heran, tetapi dia tertawa sendiri : “Eei alah, kurang ajar ! Kalau di Jakarta muka yang dibedaki, di sini pantat pun dibedakin juga.”

Makin kesini Mukidin sudah tidak merasa ragu lagi, sehingga akhirnya ditekannya pula tombol ATR……

Gubraaakkkk…… !!! Mukidin jatuh terlentang dan pingsan  !!!! Ketika sadar, dia sudah berada di rumah sakit.

Kemudian Mukidin bertanya pada perawatnya dan dijawab  dengan lembut : “Begini Pak, sesuai hasil investigasi, waktu itu bapak menekan tombol ATR yang artinya Automatic Tampon Removal.

Tombol itu fungsinya untuk melepaskan pembalut secara otomatis. Karena bapak nggak ada pembalutnya, maka secara otomatis yang ditarik adalah “ TELOR” nya bapak. Dan copot deh…..…

-o0o-

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *